perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan mendaki gunung gede, saya dan
temen2 dari PA UNSUR mencoba untuk menaklukkan gunung yang berlokasi di
jawa barat tepat nya di daerah cianjur cipanas, waktu itu kami mendaki dari daerah gunung putri cipanas
cianjur. pendakian di mulai sekitar jam 9 siangan waktu itu kami semua
23 orang yang ikut, yang beranggotakan 5 cewe dan 18 daki cowo.
perjalanan lumayan sangat menantang untuk para pendaki pemula seperti kami, dikarnakan
jalannya yang terjal dan banyak akar pohon liar yang tinggi tinggi.
tapi disanalah kesabaran kita di uji dan sifat ego kita masing masing
terlihat, ada yang acuh tak acuh hanya mementingkan diri sendiri adapula
yang solider bersifat tolog menolong pada rekannya. perjalanan waktu
itu memerlukan sekitar 6 jam lebih dan kemudian kami bisa sampai di
atas, itupun masih jauh dari tujuan kita berkemah, kita harus berjalan
kaki lagi tapi rasa kesal dan lelah tak terasa ketika kami lihat di
sekitar kita, hamparan rumput yang hijau bunga edelweis yang mekar nan
indah membuat perjalanan dan lelah kami ini terbalas dengan impas.
uuuuhhhhh,.... indah sekali !!!! seketika ku menghembuskan napas dan
berteriak keras, sehingga membuat hati dan jiwa ini lega ,...
dan sampai akhirnya kami sampai di tujuan perkemahan, lalu kami membagi tugas, ada yang mendirikan tenda,mengambil air, masak dan lain lain. kamipun mulai istirahat melepas kelelahan, sampai tibanya malam. suasana yang menegangkanpun datang saat seketika teman ku mengalami kejadian yang aneh, yang biasa di sebut kesurupan, dan parahnya lagi teman ku yang satu lagi mengalami penyakit hipotermia, kami sangat bingung sekali saat itu. seketika kami serentak melakukan pertolongan, ada yang mencari bantuan, yang membaca doa ada pula yang tidur ( kuran ajar bangett itu orang), saya segera mengambil sleepingbag dan segera menyelimuti teman saya yang terkena hipotermia, dan teman saya yang satu lagi sedang di urus sama yang ahli dengan ilmu agamanya. perjuangan kami blum sampai di sini, ternyata sleepingbag tak cukup untuk membuatnya hangat, segera saya pakai kan koskaki,kos tangan dan berlapis lapis selimut kami pakaikan dan berharap dia bisa hangat, ternyata tidak, sambil kami peluk dan membaca doa terus menerus, kalimat tasbih dan doa tidak lepas dari kata kata kami, teman saya yang keserupan meronta ronta, berteriak dan yang paling saya takuti dia melotot. perjuangan kami masih sangat panjang dan jauh, mulut kami tak lepas dari bacaan tasbih dan doa dan sampai akhirnya kira kira jam 2 lebih keadaan kembali seperti semula. yang lain kembali ke tenda terkecuali saya dan k2 teman saya yang tidur di luar karna tenda yang tidak mencukupi dan bocor. cuaca yang hujan dan tentunya dingin membuat kami sangat dan sangat kedinginan, smapai akhirnya kami mencoba tuk berpelukan walaupun sesama laki laki ( tak apa lah yang penting hangat), kehangatan pun mulai terasa walaupun cuman sdikit, dan sampai tibanya pagi kami tidak merasakan apa itu yang namanya tidur. :) Hee, ...
pagi haripun tiba, sekitar jam 6 pagi kami teruskan perjalanan menuju puncak gunung (kawah), sebagian dari kami tidak ikut karna alasan lelah dan karna kondisi semalam yang buruk, yang ikut hanya 15 termasuk saya, dan yang aku kagumkan seorang wanita yang semalam terkena hipotermia mampu memaksa ikut walupun sudah kami larang keras dan pada akhirnya kami silahkan juga. walaupun nafasnya rudap redup kaya lampu mau putus dia mampu sampai ke atas, salutt, salutt atas perjuangannya...
ini adalah foto kami dan keindahan Gunung Gede
dan sampai akhirnya kami sampai di tujuan perkemahan, lalu kami membagi tugas, ada yang mendirikan tenda,mengambil air, masak dan lain lain. kamipun mulai istirahat melepas kelelahan, sampai tibanya malam. suasana yang menegangkanpun datang saat seketika teman ku mengalami kejadian yang aneh, yang biasa di sebut kesurupan, dan parahnya lagi teman ku yang satu lagi mengalami penyakit hipotermia, kami sangat bingung sekali saat itu. seketika kami serentak melakukan pertolongan, ada yang mencari bantuan, yang membaca doa ada pula yang tidur ( kuran ajar bangett itu orang), saya segera mengambil sleepingbag dan segera menyelimuti teman saya yang terkena hipotermia, dan teman saya yang satu lagi sedang di urus sama yang ahli dengan ilmu agamanya. perjuangan kami blum sampai di sini, ternyata sleepingbag tak cukup untuk membuatnya hangat, segera saya pakai kan koskaki,kos tangan dan berlapis lapis selimut kami pakaikan dan berharap dia bisa hangat, ternyata tidak, sambil kami peluk dan membaca doa terus menerus, kalimat tasbih dan doa tidak lepas dari kata kata kami, teman saya yang keserupan meronta ronta, berteriak dan yang paling saya takuti dia melotot. perjuangan kami masih sangat panjang dan jauh, mulut kami tak lepas dari bacaan tasbih dan doa dan sampai akhirnya kira kira jam 2 lebih keadaan kembali seperti semula. yang lain kembali ke tenda terkecuali saya dan k2 teman saya yang tidur di luar karna tenda yang tidak mencukupi dan bocor. cuaca yang hujan dan tentunya dingin membuat kami sangat dan sangat kedinginan, smapai akhirnya kami mencoba tuk berpelukan walaupun sesama laki laki ( tak apa lah yang penting hangat), kehangatan pun mulai terasa walaupun cuman sdikit, dan sampai tibanya pagi kami tidak merasakan apa itu yang namanya tidur. :) Hee, ...
pagi haripun tiba, sekitar jam 6 pagi kami teruskan perjalanan menuju puncak gunung (kawah), sebagian dari kami tidak ikut karna alasan lelah dan karna kondisi semalam yang buruk, yang ikut hanya 15 termasuk saya, dan yang aku kagumkan seorang wanita yang semalam terkena hipotermia mampu memaksa ikut walupun sudah kami larang keras dan pada akhirnya kami silahkan juga. walaupun nafasnya rudap redup kaya lampu mau putus dia mampu sampai ke atas, salutt, salutt atas perjuangannya...
ini adalah foto kami dan keindahan Gunung Gede
.jpg)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar