Social Icons

Pages

Featured Posts

Rabu, 26 Desember 2012

MY EDELWIES


        Seperti bunga edelwies, itu adalah potret diri mu dalam kehidupan ku, Perlahan meluncur ke lubuk hati dan menimba air mata kemudian tumpah ke langit biru, Tujuh bait pelangi pun tak sanggup mengibaratkan betapa abadinya potret diri mu dalam rongga dada, Seperti senja yang tergantikan pekat malam, mencintai mu hingga kini adalah perjalanan, Entah indah, atau salah ????, Karna mencintai mu adalah ego ku, yang menyembah kaki pijakan mu, karna mencintai mu adalah menghalalkan segala jenis pendustaan agar bisa mengindahkan mu, meski salah dusta kadang tampak indah, kamu rajut pelangi semu di warna abu abu kamu gantung asa yang nyaris membuat aku mati disana. Seperti edelwies, indah namun sulit tuk ku raih dan kamu abadi dalam rongga rongga dada ku.

        Perjuangan dan pengorbananlah yang membuat aku mampu bertahan disini, yang mampu melewati sulitnya berjalan di lumpur, yang mampu meremas pecahan kaca, dan mampu mengalahkan semua yang telah mengkontaminasi bunga ku, kamu abadi dalam rongga rongga dada ku.

        haruskah aku putus lajunya aliran darah ku, agar kamu yakin betapa cinta ini sangat merasuk dalam asa ku. kamu abadi sayang ....

edelwies ku ...

Pesona Gunung Gede Pangrango

perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan mendaki gunung gede, saya dan temen2 dari PA UNSUR mencoba untuk menaklukkan gunung yang berlokasi di jawa barat tepat nya di daerah cianjur cipanas, waktu itu kami mendaki dari daerah gunung putri cipanas cianjur. pendakian di mulai sekitar jam 9 siangan waktu itu kami semua 23 orang yang ikut, yang beranggotakan 5 cewe dan 18 daki cowo. perjalanan lumayan sangat menantang untuk para pendaki pemula seperti kami, dikarnakan jalannya yang terjal dan banyak akar pohon liar yang tinggi tinggi. tapi disanalah kesabaran kita di uji dan sifat ego kita masing masing terlihat, ada yang acuh tak acuh hanya mementingkan diri sendiri adapula yang solider bersifat tolog menolong pada rekannya. perjalanan waktu itu memerlukan sekitar 6 jam lebih dan kemudian kami bisa sampai di atas, itupun masih jauh dari tujuan kita berkemah, kita harus berjalan kaki lagi tapi rasa kesal dan lelah tak terasa ketika kami lihat di sekitar kita, hamparan rumput yang hijau bunga edelweis yang mekar nan indah membuat perjalanan dan lelah kami ini terbalas dengan impas. uuuuhhhhh,.... indah sekali !!!! seketika ku menghembuskan napas dan berteriak keras, sehingga membuat hati dan jiwa ini lega ,...
dan sampai akhirnya kami sampai di tujuan perkemahan, lalu kami membagi tugas, ada yang mendirikan tenda,mengambil air, masak dan lain lain. kamipun mulai istirahat melepas kelelahan, sampai tibanya malam. suasana yang menegangkanpun datang saat seketika teman ku mengalami kejadian yang aneh, yang biasa di sebut kesurupan, dan parahnya lagi teman ku yang satu lagi mengalami penyakit hipotermia, kami sangat bingung sekali saat itu. seketika kami serentak melakukan pertolongan, ada yang mencari bantuan, yang membaca doa ada pula yang tidur ( kuran ajar bangett itu orang), saya segera mengambil sleepingbag dan segera menyelimuti teman saya yang terkena hipotermia, dan teman saya yang satu lagi sedang di urus sama yang ahli dengan ilmu agamanya. perjuangan kami blum sampai di sini, ternyata sleepingbag tak cukup untuk membuatnya hangat, segera saya pakai kan koskaki,kos tangan dan berlapis lapis selimut kami pakaikan dan berharap dia bisa hangat, ternyata tidak, sambil kami peluk dan membaca doa terus menerus, kalimat tasbih dan doa tidak lepas dari kata kata kami, teman saya yang keserupan meronta ronta, berteriak dan yang paling saya takuti dia melotot. perjuangan kami masih sangat panjang dan jauh, mulut kami tak lepas dari bacaan tasbih dan doa dan sampai akhirnya kira kira jam 2 lebih keadaan kembali seperti semula. yang lain kembali ke tenda terkecuali saya dan k2 teman saya yang tidur di luar karna tenda yang tidak mencukupi dan bocor. cuaca yang hujan dan tentunya dingin membuat kami sangat dan sangat kedinginan, smapai akhirnya kami mencoba tuk berpelukan walaupun sesama laki laki ( tak apa lah yang penting hangat), kehangatan pun mulai terasa walaupun cuman sdikit, dan sampai tibanya pagi kami tidak merasakan apa itu yang namanya tidur.  :) Hee, ... 
pagi haripun tiba, sekitar jam 6 pagi kami teruskan perjalanan menuju puncak gunung (kawah), sebagian dari kami tidak ikut karna alasan lelah dan karna kondisi semalam yang buruk, yang ikut hanya 15 termasuk saya, dan yang aku kagumkan seorang wanita yang semalam terkena hipotermia mampu memaksa ikut walupun sudah kami larang keras dan pada akhirnya kami silahkan juga. walaupun nafasnya rudap redup kaya lampu mau putus dia mampu sampai ke atas, salutt, salutt atas perjuangannya...







ini adalah foto kami dan keindahan Gunung Gede

Selasa, 25 Desember 2012

 

Sample text

Sample Text

Sample Text